| Sensor adalah... |
| Oblong |
| Monday, 08 June 2009 11:53 |
|
Secara sederhana sensor bisa diartikan sebagai pengawasan dan kontrol atas gagasan yang bersemi di tengah masyarakat. Biasanya sensor mengacu pada penyelidikan dan pengawasan ketat terhadap buku, majalah, naskah drama, film, siaran televisi, radio, berita, dan media komunikasi lainnya. Tujuannya adalah mengubah atau menghapus bagian-bagian yang diangap melanggar patokan tertentu, misalnya melanggar moral, mengancam keamanan nasional, dan lain-lain. Konon, sensor sudah dikenal sejak jaman yunani kuno. Adalah socrates, orang pertama yang gigih melwan sensor, dia bahkan harus mati demi mempertahankan kebebasan berpikir. Socrates selalu mengajarkan pada murid-muridnya untuk mengembangkan kebebasan intelektual. Ironisnya, justru muridnya, Plato, yang menjadi filsuf pertama yang merumuskan konsep sensor di masa itu. Bagi plato, seni harus tunduk pada moralitas, seni yang tidak bisa memberi inspirasi prinsip moral haruslah dilarang. Demikian pula kepercayaan pada tuhan yang tidak tepat. |










