|
Oblong
|
|
Monday, 08 June 2009 11:53 |
|
Secara sederhana sensor bisa diartikan sebagai pengawasan dan kontrol atas gagasan yang bersemi di tengah masyarakat. Biasanya sensor mengacu pada penyelidikan dan pengawasan ketat terhadap buku, majalah, naskah drama, film, siaran televisi, radio, berita, dan media komunikasi lainnya. Tujuannya adalah mengubah atau menghapus bagian-bagian yang diangap melanggar patokan tertentu, misalnya melanggar moral, mengancam keamanan nasional, dan lain-lain. |
|
+ Read more
|
|
Whatever!
|
|
Sunday, 07 June 2009 18:19 |
|
Hampir dua pekan silam, sewaktu pulang selepas tengah malam dari tempat seorang teman, saya menyempatkan diri untuk mampir ke sebuah gerai minimarket 24 jam di bilangan Kentungan. Sedikit banyak karena tergoda efek visual tempat kecil tersebut, yang berwarna merah menyala lagi terang benderang. Tapi, sejujurnya karena saya memang sedang ngidam bir dingin he…he…he… |
|
+ Read more
|
|
Tampilan Baru, Semangat Baru? |
|
News
|
|
Saturday, 06 June 2009 18:52 |
|
Akhirnya Pingsoet.com versi 2.0 yang sedang anda lihat ini jadi juga diterbitkan. Butuh waktu kira-kira empat minggu untuk merampungkannya. Bagian yang paling sulit tentu saja tentang konsep yang ingin dibangun, yang ingin disuguhkan agar tampak berbeda dari Pingsoet.com versi 1.0. Dibandingkan dengan vesi 1.0 terdahulu, pada versi 2.0 kali ini kami ingin lebih memperkaya isi. Itulah mengapa kami memisahkan Pingsoet.com sebagai wahana berbagi ide dan cerita dengan Pingsoet.com sebagai ruang komersil alias jualan yang dapat dijumpai di tuku.pingsoet.com. |
|
+ Read more
|
|
Bencana Kapitalisme dan Kapitalisme Bencana |
|
Reviews
|
|
Saturday, 06 June 2009 10:49 |
|
SD adalah sebuah buku yang menampilkan cara pandang baru terhadap ekonomi neoliberal. Diskusi-diskusi sebelumnya tentang ekspansi kapitalisme pada abad ke-20 dan awal abad ke-21 lebih sering menekankan sifat kapitalisme yang “lembut” dan merambah ke semua penjuru di seluruh dunia dengan medium yang lebih persuasif seperti teknologi informasi (mobile phone misalnya), busana, ataupun kampanye budaya seperti film dan makanan. |
|
+ Read more
|
|
Pedas Menyengat Ala Sambal Bawang Pak Bro |
|
Kuliner
|
|
Thursday, 04 June 2009 23:44 |
|
Terbakar. Ya, sehabis bersantap saya memang merasakan mulut, wajah, juga jari-jemari tangan kanan saya jadi seperti terbakar saja. Untuk mencoba meredakannya, saya sampai perlu menenggak segelas es teh plus segelas air putih, merendam tangan beberapa lama di mangkuk kobokan, pula menyeka sekeliling bibir, ujung hidung, kening dan dahi dengan lima atau enam lembar tisu. Wuah, kepedesan…kepedesan… |
|
+ Read more
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 Next > End >>
|
|
Page 3 of 4 |